Consina Boulder 60L
Consina Boulder 60L

Consina Boulder 60L – Expert Series

Tas dalam ukuran besar bisa jadi merupakan peralatan vital bagi traveller, khususnya pendaki. Gunanya untuk menampung kebutuhan selama perjalan tentu saja, baik itu kebutuhan pribadi atau kelompok. Sejatinya sebagai sebuah karung serbaguna mirip kantong ajaib Doraemon, carrier muncul dengan berbagai macam teknologi yang berimbas pada harga jualnya.

Pada tulisan kali ini, saya berkesempatan meresensi sebuah produk milik saya sendiri, Consina Boulder kapasitas 60L. Produksi lokal ditujukan bagi pendaki pemula. Harganya sedikit lebih mahal dibanding seri lainnya, yaitu Rp.750.000,- dari outlet resmi. Kebetulan, tas ini sudah dipakai empat kali menanjak gunung.

Consina Boulder tersedia dalam tiga warna, oranye (beberapa menyebut sebagai merah), hijau serta biru tua. Warna biru tua dengan kombinasi tali warna oranye jelas terlihat elegan dan tidak terlalu mencolok, disusul dengan warna hijau yang kelihatan lebih garang. Bagi penyuka warna yang menarik perhatian, oranye/merah lebih direkomendasikan.

Dibandingkan dengan seri lain (di luar Expert Series) dengan ukuran yang sama, Boulder menampung lebih sedikit bawaan. Kebanyakan tas lain sedikit melebar ke samping dan ke belakang, sedangkan tas ini bentuknya jauh lebih ramping. Pengalaman saya menggunakannya, hanya cukup memuat sleeping bag single polar, jaket, logistik serta nasting dan kompor beserta dua gas.

Tas ini hampir dipastikan tidak bisa menampung matras yang melingkar di dalamnya, dikarenakan ukurannya yang kecil dan tidak membentuk tabung sempurna. Selain itu, saya mencoba memaksanya memasukkan tenda kapasitas 2-3 orang, muat memang, hanya saja menaruh tenda dalam tas ini terlalu memakan banyak tempat, akan lebih baik tenda di taruh di samping tas bersamaan dengan matras.

Terdapat empat kompartemen (bagian dalam tas ini): kompatermen utama, kompatermen atas, kompatermen bawah serta kompatermen belakang. Kompatermen belakang kapasitasnya sangat kecil, khusus untuk barang yang ukurannya kecil juga dan untuk barang yang mudah diakses setiap saat seperti obat-obatan misalnya.  Kompatermen bagian atas cukup besar untuk menampung beberapa alat seperti senter, baterai, survival tool serta alat siap pakai lainnya.

Pada kompatermen utama dan bawah sebenarnya bisa disatukan dengan cara membuka resleting pada bagian dalam, saya pribadi biasanya membiarkan pembatas tersebut terbuka agar tas yang saya bawa bisa menampung lebih banyak barang.

Oh ya, selain itu juga tersedia kantong kecil di bagian sabuk pinggang bagian kiri dan kanan. Sebagai bonus, pada bagian dalam juga tersedia kantong untuk menampung water blader dan terdapat lubang kecil terselip antara ruang atas untuk selang dari water blader tersebut.

Seandainya kompartemen utama dan bawah disatukan, tas ini bakal memiliki dua “pintu masuk” dan “pintu keluar”, kita bisa memasukkan sekaligus mengeluarkan barang dari bagian atas atas atau bawah. sangat membantu jika kita mencari barang yang terjepit di bagian bawah tanpa harus membongkar seluruh isi bawaan. Sayang, tidak tersedia resleting bagian samping.

Consina Boulder
Consina Boulder

Consina Boulder memiliki ruang ekstra pada bagian atas dengan cara mengulur strap di kompartemen bagian kepala yang memang bersifat adjustable, memungkinkan penambahan kapasitas sebesar 5L. Pengalaman saya menggunakan ruang ekstra ini bisa memuat jas hujan dan sandal jepit tipis.

Backsystem tas ini sudah berbentuk rongga jaring yang memungkinkan sirkulasi udara berjalan dengan lancar sehingga udara panas keluar untuk menghindari panas berlebih pada punggung. Selain itu bagian belakang juga terdapat bantalan empuk yang membuat pengguna lebih nyaman.

Untuk chest-belt, keunikannya adalah posisinya yang bisa dinaik-turunkan sesuai tinggi shoulderstrap, jadi tidak perlu khawatir chestbelt mencekik leher atau malah terlalu rendah. Satu lagi, chest-belt sudah dilengkapi buckle yang memiliki peluit yang bisa digunakan untuk keperluan survival.

Setiap tas carrier Consina Expert Series dilengkapi dengan cover bag sesuai dengan ukurang tasnya.

Consina Boulder
Consina Boulder

Selama dalam penggunaan hampir tidak ada kerusakan, hanya satu tali yang putus. Putusnya tali tersebut bukan dikarekanan kesalahan dalam pemakaian pengguna, tapi kesalahan petugas maskapai penerbangan yang sekonyong-konyong mengangkat tas tersebut dengan titik tumpu serampangan. Selain itu, beberapa bagian tali juga terselut panas mesin sehingga meleleh, nah kalo yang ini murni kesalahan saya dalam berkendara.

Yugo Dedy Purwanto

Bagi saya, keindahan itu sederhana. Kota asing di senja dengan langit birunya, serta lampu jalanan yang sudah mulai menyala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *