Jurang Tembelan

Destinasi Wisata Yogyakarta yang Cocok untuk Menikmati Kabut dan Udara Pagi

Yogyakarta merupakan provinsi yang selalu membenani destinasi wisata demi kemajuan industri kepariwisataannya. Mulai dari laut, bukit, hingga pegunungan yang dimilikinya.

Ada banyak spot untuk menikmati udara pagi. Namun tak semuanya mampu memberikan pemandangan yang bagus. Bukan berarti mutlak jelek, hanya saja, ada beberapa tempat yang hanya indah dikunjungi selain pagi hari, saat berburu sunset di sore hari misalnya.

Berikut daftar tempat wisata yang bisa kamu kunjungi di pagi hari sembari menikmatinya berselimut dengan kabut.

Kebun Buah Mangunan

Tentunya Kebun Buah Mangunan sudah tidak asing lagi bagi para traveler saat ini. Destinasi yang terletak di kawasan Dlingo, Bantul, Yogyakarta ini menjadi destinasi favorit untuk menikmati udara pagi.

Kebun Buah Mangunan
Tak nampak kabutnya, karena kesiangan

Hamparan perbukitan, lekukan aliran sungai dan juga kabut pagi memberikan kesejukan mata bagi yang memandangnya. Untuk mendapatkan pemandangan yang maksimal, cobalah datang kesini pagi hari antara pukul 06.00 sampai dengan 07.00.

Jurang Tembelan, Kanigoro

Jurang Tembelan merupakan salah satu spot baru di kawasan Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Lokasinya sendiri sangat berdekatan dengan Kebun Buah Mangunan.

Jurang Tembelan
Spot terbaik untuk latar foto

Menjadi salah satu destinasi terbaru yang cukup hits di media sosial seperti Instagram. Kini destinasi ini menjadi tujuan utama para traveler yang ingin menikmati udara pagi. Selain memiliki spot unik dan instagramable sebagai pelengkap galeri foto, kamu juga dapat menikmati udara pagi sembari menyeruput secangkir kopi dan mie instan loh.

Jurang Tembelan
Spot lain untuk melihat kabut

Bukit Panguk dan Bukit Mojo

Masih di seputar kawasan Imogiri, berjalan lebih jauh menuju Bukit Panguk atau Bukit Mojo. Kedua nama tersebut sebenarnya merupakan tempat wisata yang berbeda. Hanya saja karakteristik tempatnya serupa.

Bukit Mojo
Bukit Mojo atau Bukit Pathuk?

Bisa jadi alternatif ketika Kebun Buah Mangunan dan Jurang Tembelang terlalu sesak oleh wisatawan. Bukit Panguk sebenarnya sudah mulai tak asing di telinga para traveler, itulah kenapa, di akhir pekan bukit ini cukup ramai dikunjungi. Saran saya, jika kamu suka tempat yang tak banyak orang di sana, Bukit Mojo bisa jadi pilihan utama.

Bukit Mojo
Bukit Mojo

Plunyon, Kaliadem

Tahun 2010 lalu, Gunung Merapi meletus, menghancurkan beberapa bangunan, hutan dan juga pemukiman warga yang berada di sekitar gunung api tersebut.

Saat ini gunung api yang berstatus aktif ini mulai berbenah. Ada banyak destinasi yang dahulunya hanya berupa leburan hasi dari kekejaman gunung api menjadi tempa wisata yang menarik. Salah satunya adalah Plunyon.

Sebelum Gunung Merapi meletus beberapa tahun silam, Plunyon pada dasarnya memang jarang dijadikan tujuan oleh wisatawan. Semenjak gunung berapi tersebut meletus, kondisinya makin parah, destinasi tersebut sudah tidak pernah dikelola lagi.

Plunyon
Event 17an di Plunyon

Jangan berkecil hati. Jika kamu ingin menikmati udara pagi, Plunyon bisa menjadi salah satu spot cantik sebagai destinasi alternatif di bagian utara Yogyakarta. Pepohonan yang menjulang tinggi dengan udara nan sejuk, menambah sisi romantisme ketika berada di sana.

Waduk Sermo dan Bukit Pethu

Pernah ke Waduk Sermo pagi hari?

Aroma kabut dan matahari pagi membuat kamu tak ingin segera beranjak dari sini. Terletak di Hargowilis, Kokap, Kulonprogo, Waduk Sermo memiliki pemandangan berupa perarian luas dilingkari oleh jalan raya menuju perkampungan penduduk. Jajaran pegunungan menoreh yang indah menjadi latar waduk ini, menambah indah dan lebih dramatis tentunya.

Waduk Sermo
Waduk Sermo

Tak mau kalah dengan tempat wisata lain, beberapa spot mulai ditambahkan di areal Waduk Sermo. Sebut saja Bukit Pethu yang merupakan pohon pandang di pinggiran waduk. Selain itu, ada juga Taman Bambu di atas air.

Embung Batara Sriten

Embung Batara Sriten merupakan salah satu tempat atau wadah penampungan air irigasi pada waktu terjadi surplus air di sungai atau air hujan yang digunakan sewaktu terjadi kekurangan air.

Embung Batara Sriten
Sunrise Embung Batara Sriten

Terletak di daerah Nglipar, Gunung Kidul, embung ini menjadi destinasi untuk berburu sunset maupun sunrise. Berada di ketinggian 896 meter di atas permukaan air laut, Embung ini merupakan tampungan gyakarta. Agar lebih khusyuk dalam menikmati pemandangan Embung Batara Sriten, memasang tenda untuk sekadar bermalam di sana merupakan pilihan yang bijak.

***

Dari daftar tempat wisata di atas, mana yang pernah kamu kunjungi? Apa saja tempat wisata yang paling kamu favoritkan untuk melihat kabut di pagi hari?

Atau, saya kelewatan menuliskan tempat wisata lain yang tak kalah bagus? 😀

2 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *