Jembatan Gantung Selopamioro

Traveller, jika sedang berjalan-jalan ke daerah Imogiri, ke Kebun Buah Mangunan atau Hutan Pinus misalnya, saya sarankan untuk mampir sebentar ke Jembatan Gantung Selopamioro. Memang, bagi orang tertentu jembatan tersebut menjadi hal yang biasa. Tapi, apa salahnya mencoba untuk menjadikan jembatan tersebut sebagai destinasi alternatif untuk melengkapi koleksi foto dengan latar yang unik dan menarik.

 

 

Tidak hanya di lokasi (jembatan gantung) kita disuguhi pemandangan unik, selama perjalanan juga akan dimanjakan dengan hamparan sawah khas pedesaan. Belum lagi tebing-tebing perbukitan yang membentuk lembah dengan kombinasi yang menarik. Dari bawah juga (selama perjalanan) kita bisa melihat dengan kecilnya bukit pandang di Mangunan. Bagi penggemar batu akik, beberapa warga juga menjual batu kali “mentah” yang terpampang di depan rumahnya, siap diolah menjadi batu akik.

Jika kita jeli, sebenarnya kita bisa melihat sebuah air terjun di sebelah utara jalan ketika menuju jembatan tersebut, entah apa namanya. Air terjun tersebut berada di ketinggian. Untuk sampai ke sana perlu perjuangan sedikit keras karena harus menanjak bukit dan melintasi sawah. Saya pribadi belum kesampain menjelajahi air terjun tersebut.

Karena memang fungsi utamanya sebagai jembatan penghubung untuk memudahkan menyeberai sungai, tidak ada biaya khusus menuju tempat tersebut. Kecuali biaya parkir yang dikenakan untuk setiap kendaraan bermotor yang tersedia di setiap ujung jembatan. Selain itu, juga tersedia beberapa warung yang menjual berbagai jenis makanan dan minuman.

Yugo Dedy Purwanto

Bagi saya, keindahan itu sederhana. Kota asing di senja dengan langit birunya, serta lampu jalanan yang sudah mulai menyala.

Tinggalkan Balasan