Ketupat Kandangan
Ketupat Kandangan

Makan Ketupat Pakai Tangan

Selain Soto Banjar Limau Kuit yang pernah dijadikan salah satu rasa mie instant, di Kalimantan Selatan juga terdapat makanan khas lainnya, Ketupat Kandangan namanya. Kandangan sendiri merupakan nama salah satu kota kabupaten di provinsi tersebut.

Umumnya, ketupat ini tidak berbeda jauh dengan ketupat yang biasa kita jumpai. Bahan untuk membuat ketupat berasal dari beras. Kemudian menggunakan kuah bersantan yang nampak sedikit lebih pucat, berwarna putih dan lebih kental.

Kuahnya sendiri diracik dari bumbu tradisional seperti kayu manis, pala, cengkeh, dan kapulaga.

Ketupat Kandangan
Ketupat Kandangan

Selain kuah dan ketupat itu sendiri, tidak lengkap rasanya jika tanpa adanya lauk. Lauk yang disandingkan biasanya ikan Gabus (Iwak Haruan). Cara menyajikan ikan Gabusnya sendiri tidak sembarang. Ikan dipanggang terlebih dahulu, kemudian direbus menggunakan santan. Barulah jika sudah siap ikan dan kuahnya disiramkan ke ketupat.

Yang tidak biasa dari makan Ketupat Kandangan adalah, kita dianjurkan untuk memakannya menggunakan tangan, tanpa bantuan alat makan seperti sendok dan garpu misalnya. Loh, aneh betul ya, bukannya malah merepotkan makan makanan berkuah menggunakan tangan? Bayangin deh, makan soto pake tangan.

Konon katanya, memakannya langsung menggunakan tangan menambah kenikmatan cita rasa ketupat tersebut. Rasa yang ditimbulkan malah berkurang ketika menggunakan alat makan.

Kenapa bisa begitu ya? Mungkin karena tangan kita punya enzim khusus yang dapat mengubah rasa ketika bersentuhan dengan zat tertentu pada kuah ketupat tersebut. 😀

Yugo Dedy Purwanto

Bagi saya, keindahan itu sederhana. Kota asing di senja dengan langit birunya, serta lampu jalanan yang sudah mulai menyala.

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *