Taco
Taco

Menikmati Snack Ala Meksiko di Cuppajo

KafeĀ ini sudah lama berdiri, beberapa tahun yang lalu. Beberapa di antaranya juga merupakan pelanggan tetap. Selain karena menunya yang tidak biasa, tempatnya juga nyaman untuk nongkrong dalam waktu lama.

Ada banyak sebenarnya kafe yang buka 24 jam di Jogjakarta. Nyatanya, seringkali kita dibuat kebingungan ketika ingin minum kopi atau sekadar nongkrong di malam hari. Hal ini dikarenakan minimnya informasi dan begitu tersebarnya informasi yang ada di dunia maya.

Nah, Cuppajo mungkin bisa dijadikan salah satu referensi. Walau tidak beroperasi penuh selama 24 jam, kafe ini bisa dijadikan pilihan ketika kebibungan menentukan tempat di saat larut malam. Jam operasionalnya sendiri mulai dari pukul 11.00 sampai dengan pukul 06.00, dirasa cukup sebagai tempat singgah malam hari. Lagian, siapa yang kuat berlama-lama di kafe?

Lokasi

Kafe ini terletak di Jalan Selokan Mataram yang sekarang sudah melebar seiring dengan pertumbuhan kawasan daerah Babarsari dan Seturan. Berdiri di antara deretan kafe dan resto yang mulai berjejer di sepanjang jalan tersebut. Padahal, empat sampai lima tahun yang lalu, jalan tersebut begitu sepi. Seringnya hanya dijadikan jalan alternatif menghindari macet. Sekarang dijadikan jalan utama, untuk mencari kafe yang bernama.

Dilihat dari luar, kafe dengan dua lantai ini terkesan sempit dan kecil. Memang begitu adanya, tempatnya sedikit terbatas. Untungnya, interior desainernya pintar mengelola tempat, dengan tempat terbatas masih bisa dikelola dengan gaya minimalis untuk menampung banyak pengunjung.

Menu

Seperti judulnya, kafe ini menyediakan berbagai macam makanan dan snack ala Meksiko, pasta dan kopi.

Karena mengusung tagline Mexican snack, menuĀ Taco bisa jadi pilihan utama menurut saya. Dengan porsi yang pas di perut orang Indonesia, serta dengan harga yang tidak terlalu mahal, hanya Rp.20.000.

Tidak lengkap rasanya menu makanan jika tidak didampingi oleh minuman. Maka, minuman yang jadi pilihan adalah The Sleep Walker.

The Sleep Walker
The Sleep Walker

Yugo Dedy Purwanto

Bagi saya, keindahan itu sederhana. Kota asing di senja dengan langit birunya, serta lampu jalanan yang sudah mulai menyala.

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *