Punthuk Setumbu, Spot Lain Menyaksikan Sunrise di Magelang

Jika Dieng punya Sikunir untuk menyaksikan Golden Sunrise, maka Magelang pun punya tempat yang serupa. Ialah Punthuk Setumbu, bukit di mana kita bisa melihat indahnya matahari terbit. Bonusnya, dari Punthuk Setumbu pula, kita bisa melihat Borobudur, Gereja Merapti serta Merapi & Merbabu dari kejauhan.

Rencana mengunjungi spot ini sudah lama, hanya saja waktu untuk berkunjung belum juga pasti. Untungnya, ada waktu luang setelah selesai acara pelepasan seribu lampion di Borobudur dalam acara Waisak 2 Juni 2015 kemarin. Saya pikir, inilah waktu yang tepat untuk ke sana, selain karena memang rencana lama, posisi Punthuk Setumbu juga tidak terlalu jauh dari area Borobudur. Tidak sampai setengah jam menujunya.

Punthuk Setumbu sendiri berada di Dusun Kurahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur. Jaraknya kurang lebih lima kilometer jika kita berjalan dari Borobudur. Jalan paling mudah untuk menuju Punthuk Setumbu adalah mengikut Jalan Raya Borobudur menuju Purworejo atau menuju Hotel Manohara. Perhatikan beberapa papan penunjuk di sebelah kiri jalan. Ikuti saja jalan masuk menuju desa tersebut melewati Plataran Borobudur Spa & Resort. Dari sini kita sudah tidak perlu khawatir, karena selalu ada papan petunjuk menuju Punthuk Setumbu di setiap persimpangan jalan, menghindari pengunjung dari kesalahan jalan.

Petunjuk terakhir bertuliskan Borobudur Nirvana Sunrise, silakan belok kanan mengikuti jalan menanjak menuju tempat parkir Punthuk Setumbu.

Memasuki area Punthuk Setumbu, tersedia tempat parkir baik untuk roda dua maupun roda empat. Kendaraan roda dua sendiri dikenakan biaya sebesar Rp.5000,00 per buahnya. Di sini juga terdapat dua buah mushola dan beberapa toilet untuk pengunjung. Beberapa fasilitas lain adalah pondok yang tersedia di pinggiran jalan. Fasilitas ini bisa juga digunakan untuk tidur atau beristirahat sejenak menunggu subuh tiba. Selain itu, seperti tempat wisata umumnya, juga terdapat beberapa warung warga dengan berbagai jualan, baik souvenir atau makanan dan minuman.

Dari area parkir, kita mesti berjalan lagi menuju titik tertinggi bukit dengan durasi kurang lebih 10-15 menit. Sedikit melelahkan bagi yang tidak terbiasa jalan jauh, tapi tidak sampai menguras tenaga habis-habisan tentunya. Sebelum menuju puncak bukit di ketinggian 400 MDPL, kita akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp.15.000,00 per orang.

Di puncak sendiri terdapat sebuah gazebo serta gardu pandang untuk melihat pemandangan dalam posisi lebih tinggi. Dari puncak bukit ini juga kita bisa melihat Candi Borobudur, Gereja Ayam serta dua gunung kembar Merapi dan Merbabu. Sayangnya, sedari malam sampai pagi tiba, kabut menyelimuti daerah Magelang. Kemunculan mentari pun hanya terlihat secara samar. Sedikit rasa kecewa karena tidak sesuai dengan ekspektasi. Mungkin di lain waktu berkunjung ke sini lagi.

Waktu yang terbaik untuk berkunjung ke Punthuk Setumbu adalah antara bulan Juni sampai Agustus. Pada bulan-bulan ini matahari dapat terlihat dengan jelas tanpa diselimuti mendung sehingga bisa mendapatkan momen yang indah. Selain itu jalan menuju bukit tidak becek seperti saat musim hujan.

Yugo Dedy Purwanto

Bagi saya, keindahan itu sederhana. Kota asing di senja dengan langit birunya, serta lampu jalanan yang sudah mulai menyala.

4 comments

Tinggalkan Balasan