Bakso Bakar Pahlawan Trip
Bakso Bakar Pahlawan Trip

Rekomendasi Kuliner di Malang, Bakso Bakar Pahlawan Trip

Kalau berkunjung ke Malang, kulinernya tidak jauh dari apel olahan dan oskab alias bakso. Dan jika kita bertanya, makanan apa yang perlu dicoba kalau sedang berada di Malang? Jawabannya pasti tidak jauh dari Bakso President, atau lainnya adalah Bakso Bakar Pahlawan.

Beberapa waktu lalu, sembari liburan akhir tahun, saya berkesempatan mencicip kuliner inovatif ini. Selain karena mudah dijangkau, tempat makan ini juga sudah lama sekali ingin didatangi. Banyak saran menuju sana, banyak pula foto hasil pameran sesama traveler merekomendasikan tempat tersebut.

Lokasi

Butuh waktu kurang lebih 15 menit menuju lokasi dari tempat saya menginap, Oma Backpacker, hanya dengan mengandalkan GPS. Walau banyak angkot di Kota Malang, sayangnya belum ada trayek yang melewati Jalan Pahlawan tersebut. Hal ini sedikit menyusahkan kita apabila tidak membawa kendaraan sendiri.

Sebelumnya, saya membayangkan tempat ini begitu sempit dengan hanya tersedia beberapa buah meja. Saya membayangkan bakal antri lama menunggu meja kosong, mengingat hari kunjungan ke sana merupakan libur panjang yang notabene mestilah orang beramai-ramai menuju sana.

Bayangan saya sedikit keliru, tempat yang biasa saya lihat hanya dari foto ternyata lebih luas dari apa yang saya perkirakan. Ada puluhan meja yang tersedia di luar ruangan, juga tersedia beberapa meja untuk yang berpendingin ruangan.

Dari luar, terlihat sebuah penanda yang bertulisan BaBaTrip. Oh, ini nama resminya pikir saya, yang mana BaBaTrip sendiri merupakan singkatan dari Bakso Bakar Pahlawan Trip. Saya sedikit berpikir, kenapa namanya bukan BaBaPaTrip saja? 😀

Suasana ramai di tempat makan, namun masih lega
Suasana ramai di tempat makan, namun masih lega

Susunan meja didesain sedemikian rupa untuk tidak duduk betah berlama-lama, apalagi untuk makanan yang penyajiannya terbilang cepat. Begitu anggapan saya. Dan betul saja, rata-rata orang menghabiskan 30 menit untuk makan di meja yang sama. Hal ini, memberikan ruang lebih banyak bagi pengunjung baru untuk mendapatkan tempat dan menghindari antrian.

Menu

Menu spesial yang tersedia adalah Bakso Bakar dengan tiga varian rasa: biasa, pedas dan pedas banget. Dalam satu porsi bakso dengan harga Rp.15.000 tersebut, terdapat menu tambahan berupa kuah bakso pada umumnya. Bedanya, bakso bakar dan kuahnya disajikan secara terpisah.

Dalam satu porsi, terdapat enam biji bakso dengan diameter kurang lebih tiga centimeter. Teksturnya kenyal dan kental rasa daging khas Bakso Malang, dengan penampakan coklat menghitam karena bumbu kecap. Kuahnya gurih, tanpa banyak varian sayuran di dalamnya.

Lebih nikmat makannya untuk mencicipi bakso bakarnya terlebih dahulu (tanpa kuah), kemudian menggabungkannya dengan kuah. Hal ini memberikan pengalaman variasi makan bakso dengan citarasa berbeda untuk setiap biji baksonya. 😀

Jika kurang pedas, juga tersedia kok sambal tambahan. 😉

Selain bakso, juga terdapat menu lainnya, seperti ayam goreng/bakar, mie ayam/pangsit, dan lain sebagainya.

Yugo Dedy Purwanto

Bagi saya, keindahan itu sederhana. Kota asing di senja dengan langit birunya, serta lampu jalanan yang sudah mulai menyala.

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *