Rumah Singgah Banyuwangi

Rumah Singgah Gratis di Banyuwangi

Sebagai salah satu destinasi tempat wisata, Banyuwangi mestilah ramai dikunjungi oleh pelancong. Sayangnya, walau tempat wisatanya sudah dikelola dengan baik, akomodasinya masih belum bisa meluas. Tidak banyak penginapan yang bisa kita temukan dengan harga yang relatif murah, apalagi untuk kelas backpacker.

***

Tidak jauh dari Stasiun Karangasem, Banyuwangi, persis di seberang pintu keluar, tersebutlah sebuah bangunan. Dari jarak yang cukup jauh, terlihat sebuah spanduk yang bertuliskan “Rumah Singgah Backpacker Banyuwangi”. Rumah singgah tersebut diklaim sangat ramah bagi backpacker, selain karena fasilitasnya yang lumayan lengkap (standar kebutuhan seperti kasur dan MCK), juga tidak dipatok biaya untuk menginap di sana, alias gratis sepenuhnya.

Mas Rachmad, begitu biasa dia dipanggil, adalah pengelola rumah singgah tersebut. Ada banyak pelancong yang diurus setiap harinya, baik yang datang dengan janjian & pesan tempat tidur terlebih dahulu, ada juga yang datang mendadak dan minta dicarikan tempat. Semuanya dilayani dengan baik.

Lorong-lorong kamar
Lorong-lorong kamar

Di rumah singgah tersebut, terdapat beberapa kamar yang dapat dipergunakan oleh pelancong. Selama masih muat, tidak ada batasan jumlah yang orang yang ditampung. Dari beberapa kamar yang tersedia, rasa-rasanya dapat menampung 20 orang lebih. Katanya, masih tersedia kamar belakang yang dapat menampung 100 orang. Wow, fantastis ya! Sayangnya, bagian kamar tersebut belum bisa ditempati untuk saat ini mengingat masih dalam kondisi renovasi.

Kamar umum, tersedia satu kasur dan karpet. Bisa digunakan lebih dari dua orang.
Kamar umum, tersedia satu kasur dan karpet. Bisa digunakan lebih dari dua orang.

Bagaimana jika kita kehabisan kamar di tempat tersebut? Tenang, Mas Rachmad punya basecamp cadangan untuk menampung pelancong yang membludak. Di basecamp cadangan tersebut, terdapat kamar yang dipergunakan untuk keperluan pribadi. Beberapa sisanya dapat digunakan oleh pelancong lainnya. Umumnya, ruang tengah yang dipergunakan untuk tidur oleh pelancong. Di ruang tengah ini, terdapat kasur berjejer untuk tidur, kira-kira bisa kali ya menampung 20 orang lebih.

Oh ya, di basecamp cadangan ini ada satu nilai tambah yang mesti diapresiasi. Tersedianya wi-fi gratis dengan koneksi internet yang lumayan cepat. Salah satu kebutuhan para pelancong untuk eksis bukan? 😀

Tersedia juga kamar khusus dengan fasilitas kamar mandi dalam.
Tersedia juga kamar khusus dengan fasilitas kamar mandi dalam.

Selain melayani pelancong untuk menggunakan rumah singgah tersebut, Mas Rachmad setiap harinya juga disibukkan dengan organisir sewa motor. Maklum, pendatang tiap harinya bisa puluhan, ada banyak motor yang diperlukan oleh pelancong tentunya.

Keramahan Mas Rachmad tidak hanya terlihat saat melayani persewaan motor, juga terlihat saat memberikan saran gratis kepada pelancong tatkala kebingungan arah menjelajahi tempat wisata di Banyuwangi.

Bagi yang tidak ingin repot, mending pakai jasa Mas Rachmad sebagai pemandu wisata. Bisa rombongan menggunakan mobil atau perorangan menggunakan sepeda motor. Mau ke mana? Kawah Ijen? Taman Nasional Baluran? Atau Alas Purwo? Semuanya bisa. Dan tentu saja bakal dilayani dengan ramah, seramah senyumnya buat pelancong. 🙂

Berfoto dengan Mas Rahmat, pengelola rumah singgah di Banyuwangi
Berfoto dengan Mas Rachmad, pengelola rumah singgah di Banyuwangi

Alamat dan Kontak

Depan Stasiun Karangasem, Banyuwangi
No Telp/BBM: 081913914231/5379DB74

Yugo Dedy Purwanto

Bagi saya, keindahan itu sederhana. Kota asing di senja dengan langit birunya, serta lampu jalanan yang sudah mulai menyala.

7 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *