Sesekali, Tidak Salahnya Traveling Bareng Keluarga

Kalian yang mulai beranjak dewasa, pastilah sudah punya segudang agenda. Mulai dari persoalan kuliah atau pekerjaan, hobi, sosialisasi dengan kolega, dan tak ketinggalan pula agenda wisata. Tak heran, kalau komunikasi antar anggota keluarga sedikit banyak jadi berkurang. Belum lagi ditambah kesibukan oleh kegiatan agenda anggota keluarga yang lain.

Untuk menambah kehangatan antar anggota keluarga, kenapa tak mencoba traveling bersama? Menghabiskan akhir pekan dengan ayah & ibu serta adik-kakak, bahkan kakek & nenek, bisa jadi memberikan pengalaman mengesankan. Tidak hanya kalian, tapi juga bagi yang lainnya.

Bagi kalian yang jauh dari mereka, pulang kampung sekaligus wisata bersama, merupakan reuni keluarga yang menarik dan tak terlupakan.

Mereka Iri dengan Foto Traveling Kalian

Bagi yang kehidupannya secara fisik jauh dari orangtua, tak banyak cara untuk mengungkapkan rasa kangen selain komunikasi via udara. Pun, tak jarang juga kalian hampir tak pernah memberikan kabar. Jika sudah begitu, hanya foto yang bertebaran di media sosial yang bisa dijadikan media untuk mengetahui kabar kalian.

IMG_0125

Melihat kalian menampilkan senyum sungging saat traveling tentu memberikan kebahagiaan tersendiri bagi mereka. Namun, pernahkah terbesit oleh kita bahwa mereka juga ingin merasakan hal yang sama? Tertawa bahagia bersama dalam satu frame foto.

Bagi yang jauh, kalau pulang kampung, ajaklah mereka untuk menjelajahi lokasi wisata yang baru di sekitar kota. Ada banyak memang pertimbangan untuk memilih wisata untuk keluarga, mulai dari budget, tema, lokasi, dan lain sebagainya. Tak perlu muluk, dan tak perlu yang terlalu ekstrim juga. Karena memang tujuan utamanya adalah reuni dengan model paket wisata. 😀

Balas Budi dengan Melakukan hal yang Tak Biasa

Bukan berarti kita harus membalas semua yang telah mereka berikan, namun dengan salah satu cara ini, paling tidak menunjukkan kalau kita merupakan anak yang berbakti.

Membalas budi bisa jadi dengan memberikan hal yang spesial, dalam hal ini traveling salah satunya (khususnya bagi saya). Bukankah akan menjadi hal yang membahagiakan mangganti hari-harinya dengan traveling yang sebelumnya tak pernah ke mana-mana karena sibuk membesarkan kita?

Paling Tidak, Kehidupan Mereka Tak Terlalu Monoton

Seiring tingkah laku dan usia kita yang beranjak dewasa, kadang kita lupa umur mereka juga semakin menua. Beberapa orangtua kita mungkin tak punya banyak kegiatan menghabiskan hari tua semenjak pensiun dari pekerjaannya.

Traveling bersama memberikan warna baru dalam kehidupan mereka dengan melihat tempat-tempat dan orang-orang yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.

Tak hanya bagi yang sudah tua, hal yang sama juga berlaku bagi anggota keluarga yang lebih muda. Ini merupakan pelajaran baru bagi mereka, ada banyak pengalaman yang bisa didapat, bukan sekadar jalan-jalan semata. Mau contoh? Mulai bisa menghargai dan menjaga alam, serta bangga dengan kultur wisata yang ada di Indonesia.

Pengalaman Tak Terlupakan dari Kedua Sisi

Pengalaman tak bisa dibeli, tapi dapat dirasakan, bahkan sampai berpuluh-puluh tahun akan datang. Tak masalah menghabiskan banyak uang untuk traveling bareng keluarga, bila pada akhirnya pengalaman yang didapat bakal abadi, tak akan ada habisnya.

Foto bisa hancur atau hilang, uang bisa habis, tapi pengalaman yang melebur menjadi kenangan tak ada yang bisa menggantikannya. Siapa yang tidak bahagia? Semua bahagia.

Membangun Perspektif Baru

Kalau biasanya kita terlalu pilih-pilih mencari partner traveling, kini hampir semua kepala dari anggota keluarga ada semua.

Dalam traveling, banyak hal tak terduga bisa terjadi saat, bahkan hal-hal buruk sekalipun. Yang biasanya semua masalah dapat diselesaikan sendiri, kini ada banyak ide untuk memberikan solusi. Inilah saat di mana kita harus mulai membuka diri, menjalin kekompakan antar anggota keluarga untuk menemukan jalan yang terbaik. Memang, tak semua ide dari mereka bakal cocok dengan kita, pun begitu sebaliknya, tak selalu ide dari kita bakal klop dengan mereka.

Menghilangkan Stres

Baik sendiri maupun bersama, pada dasarnya traveling bisa menghilangkan penat di kepala. Sayangnya, bukan hanya kita saja yang menjalani ujian dalam hidup. Bisa jadi mereka yang di sana, anggota keluarga kita merasakan hal yang serupa.

Ajarkan pada mereka, bahwa traveling salah satu obat mujarab yang dapat menenangkan hati dan menjadi solusi. Tentunya, mengajarkan di sini bukan sekadar memberi nasehat ya, tapi mengajak mereka turut serta ikut kegiatan traveling yang telah kita siapkan.

Yugo Dedy Purwanto

Bagi saya, keindahan itu sederhana. Kota asing di senja dengan langit birunya, serta lampu jalanan yang sudah mulai menyala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *