Yang Menarik dari Terminal Purwokerto, Ada Menara Eiffel Juga!

Seselesainya acara Juguran Blogger Indonesia, saya dan Halim, diantar oleh panitia acara menuju Terminal Purwokerto untuk kembali pulang ke Jogjakarta menggunakan bus. Terminal Bulupitu nama resminya.

Dari awal, saya memang tidak mempersiapkan kepulangan menggunakan moda transportasi kereta api layaknya ketika berangkat. Pertama, karena khawatir jadwal acara bisa molor dan melebihi jadwal keberangkatan kereta. Kedua, lebih fleksibel dengan adanya beberapa alternatif alat transportasi yang bisa digunakan. Siapa tau, di akhir acara Juguran Blogger, malah ada tujuan lain selain pulang ke rumah.?

Terminal Bus Purwokerto yang beroperasi 24 jam ini merupakan salah satu pintu masuk para pendatang yang ingin ke Kota Purwokerto, letak terminalnya ada daerah Purwokerto selatan, sekitar 1 Km ke arah selatan dari pusat kota Purwokerto. Jadi kalau anda dari luar kota naik bis antar kota maka Anda akan berhenti di terminal ini.

Purwokerto Backpacker

Biasanya, kesan yang nampak pada terminal biasanya sumpek, kotor, sedikit terganggu dengan adanya lalu lalang pedagang menawarkan jualannya, dan beberapa kesan negatif lainnya.

Berbeda dengan yang ada di Purwokerto, di sini, kita bisa melihat berbagai spot yang cukup unik. Seperti yang nampak ketika pertama kali kita memasuki gerbang, ialah miniatur lintasan kota lengkap dengan rambu lalu lintas serta mobil-mobilannya. Bukan sekadar hiasan semata, mobil tersebut dapat ditumpangi oleh anak-anak. Tujuannya bagus, untuk memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara di jalanan.

    Taman Edukasi Keselamatan Transportasi Jalan. Sumber: olipeople.com.
Taman Edukasi Keselamatan Transportasi Jalan. Sumber: olipeople.com.

Tak hanya itu, spot menarik lainnya berupa payung gantung. Hmm, saya menyebutnya begitu. Karena memang payung tersebut berada dalam posisi terbuka dan digantung pada kawat-kawat yang dibentangkan dari satu tiang ke tiang lainnya. Disusun dengan berbagai variasi warna, sehingga memunculkan kesan ceria.

Payung Pelangi
Payung Pelangi

Payung-payung ini akan nampak lebih indah ketika dilihat pada malam hari. Pasalnya, ada lampu yang menambah semarak meriahnya variasi warna tersebut.

Payung pelangi di malam hari. Sumber: Sumber: olipeople.com.
Payung pelangi di malam hari. Sumber: Sumber: olipeople.com.

Nah, yang satu ini cukup menarik perhatian banyak orang bagi yang pertama kali datang ke terminal. Bikin penasaran juga bagi yang hanya menikmatinya dalam bentuk foto.

Menara Eiffel. Bukan berupa miniatur, namun hanya gambar besar dengan angle posisi dari kejauhan. Yah, sekilas memang nampak asli, tapi kalau diperhatikan dengan seksama cukup jelas perbedaannya. Jika diperhatikan juga, orang-orang yang berfoto di sini, bakal berada pada posisi dan angle yang sama. Jadi, jangan berharap kita bisa menemukan foto dia berada persis di bawah menara ya. Kalau memang itu terjadi, bisa dipastikan dia berfoto di Menara Eiffel yang asli.?

Menara Eiffel di Purwokerto
Menara Eiffel di Purwokerto

Selain gambar besar berupa menara, terdapat juga gambar lain dengan bentuk patung singa “memuntahkan” air. Ya, sebagian besar dari kalian mungkin bisa menebak kalau gambar tersebut menunjukkan sebuah lokasi di Singapura.

Singapura ala Purwokerto
Singapura ala Purwokerto

Tak banyak yang dilakukan ketika berada terminal lain untuk membuang waktu sembari menunggu keberangkatan bus. Di Terminal Bulupitu Purwokerto, paling tidak kita bisa mengabadikan momen dengan “replika” tempat populer di Perancis dan Singapura.

Tebak saya yang mana? Ya jelas tidak di sana, karena saya sedang sibuk motoin mereka.?

Yugo Dedy Purwanto

Bagi saya, keindahan itu sederhana. Kota asing di senja dengan langit birunya, serta lampu jalanan yang sudah mulai menyala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *